KLARIFIKASI CAMAT UJUNG PANDANG Disorot Warga: “Jangan Hanya Bicara dari Balik Meja, Turun dan Lihat Fakta di Lapangan!”
-->

Header Menu

KLARIFIKASI CAMAT UJUNG PANDANG Disorot Warga: “Jangan Hanya Bicara dari Balik Meja, Turun dan Lihat Fakta di Lapangan!”

Tuesday, May 26, 2026


WWW.PATROLISULSEL.COM
. MAKASSAR — Klarifikasi yang disampaikan Camat Kecamatan Ujung Pandang, Nanin Sudiar, terkait penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) justru menuai sorotan tajam dari masyarakat dan netizen.


Dalam keterangannya, Camat Ujung Pandang menyebut bahwa Pemerintah Kota Makassar tidak menerapkan tebang pilih dalam penertiban PKL dan seluruh proses dilakukan bertahap berdasarkan skala prioritas serta pertimbangan teknis di lapangan.


Namun pernyataan tersebut dianggap tidak sejalan dengan kondisi nyata yang terlihat langsung di lapangan. Sejumlah warga menilai klarifikasi yang disampaikan hanya sebatas pernyataan normatif tanpa adanya tindakan nyata maupun peninjauan langsung terhadap kondisi yang dikeluhkan masyarakat.


“Jangan cuma klarifikasi di media atau WhatsApp. Turun langsung lihat kondisi di lapangan. Fakta yang masyarakat lihat berbeda dengan penjelasan,” tulis salah satu netizen yang ikut menyoroti persoalan tersebut.


Sorotan publik semakin menguat karena sebelumnya muncul dugaan adanya ketimpangan penertiban PKL di sejumlah titik wilayah Kecamatan Ujung Pandang. Warga menilai masih ada area tertentu yang dipenuhi aktivitas PKL namun terkesan dibiarkan, sementara di lokasi lain dilakukan penertiban.


Masyarakat pun meminta agar pihak kecamatan tidak hanya fokus memberikan klarifikasi, tetapi juga membuka mata terhadap realita di lapangan yang setiap hari disaksikan warga.


“Pemimpin harus hadir melihat langsung. Jangan hanya mendengar laporan bawahan lalu membuat klarifikasi. Masyarakat butuh tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan,” ujar warga lainnya.


Warga berharap Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Pemerintah Kota Makassar dapat benar-benar melakukan penataan secara adil, transparan, dan menyentuh seluruh wilayah tanpa menimbulkan kesan pilih kasih.



Di tengah sorotan publik yang terus berkembang, masyarakat kini menunggu langkah konkret dari pihak kecamatan untuk membuktikan bahwa penataan PKL benar-benar dilakukan secara merata dan bukan hanya sebatas narasi klarifikasi semata.



**Baramakassar_