WWW.PATROLISULSEL.COM, MAKASSAR — Kasus dugaan pengeroyokan brutal yang terjadi di wilayah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, kembali menjadi sorotan publik. Korban berharap pihak kepolisian segera bergerak cepat menangkap para pelaku yang diduga merupakan bagian dari geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat.(27/05/2026).
Berdasarkan laporan polisi yang telah diterima Polsek Tamalate dengan Nomor: STTLP/B/234/V/2026/SPKT/POLSEK TAMALATE/POLRESTABES MAKASSAR/POLDA SULSEL tertanggal 24 Mei 2026, korban mengaku menjadi sasaran aksi pengeroyokan dan penyerangan menggunakan panah busur di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Menurut keterangan korban, aksi brutal tersebut diduga dilakukan oleh sekitar 9 orang pelaku yang datang secara berkelompok menggunakan sepeda motor. Korban menyebut para pelaku menyerang secara membabi buta hingga mengakibatkan luka tusuk dan luka memar di sejumlah bagian tubuh korban.
Korban juga mengaku kecewa lantaran hingga kini para terduga pelaku disebut masih bebas berkeliaran. Padahal laporan resmi telah masuk dan kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.
“Korban berharap polisi segera menangkap seluruh pelaku dan memberantas geng motor di Kota Makassar yang semakin meresahkan masyarakat,” ungkap pihak keluarga korban.
Fenomena geng motor dan aksi panah busur belakangan memang kembali menjadi perhatian warga Kota Makassar. Masyarakat menilai tindakan tegas aparat sangat dibutuhkan agar aksi kekerasan jalanan tidak terus memakan korban.
Publik pun mendesak aparat penegak hukum agar tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut. Selain menangkap para pelaku, warga berharap kepolisian meningkatkan patroli malam dan operasi pemberantasan geng motor demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Makassar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Laporan: Bara Makassar_
Komentar
