WWW.PATROLISULSEL.COM, MAKASSAR, – Persoalan uang Rp100 ribu berujung maut di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Seorang pria berinisial DP (30), warga Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, tewas bersimbah darah setelah diduga ditikam oleh rekannya sendiri saat pesta minuman keras (miras).
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) malam, sekitar pukul 22.30 WITA, di sekitar rumah korban, Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, mengatakan kejadian tersebut diduga berawal saat korban bersama pelaku yang diketahui berinisial (DB) sedang mengonsumsi minuman keras.
“Awalnya mereka bersama-sama minum minuman keras. Kemudian terjadi cekcok yang diduga dipicu persoalan uang,” ujar Kompol Semuel To'longan saat dikonfirmasi BKM pada Kamis.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, di tengah pesta miras tersebut, DB meminta korban DP untuk membeli ayam lalapan. Pelaku kemudian memberikan uang sebesar Rp100 ribu kepada korban untuk membeli makanan.
Korban pun pergi membeli pesanan tersebut. Namun, saat kembali ke gubuk tempat mereka sebelumnya duduk bersama, situasi berubah menjadi petaka.
Pelaku kemudian mempertanyakan uang sisa kembalian dari pembelian ayam lalapan tersebut. Pelaku diduga naik pitam setelah mengetahui uang itu tidak lagi utuh karena sebagian telah digunakan korban untuk membeli rokok.
Cekcok mulut pun pecah antara keduanya. Korban dan pelaku yang diduga masih dalam pengaruh alkohol terlibat pertengkaran hingga berujung aksi penikaman.
“Diduga terjadi kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Saat itu keduanya dalam kondisi mabuk, kemudian terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam,” jelas Kompol Semuel.
Akibat kejadian tersebut, DP mengalami sejumlah luka tusuk. Korban mengalami luka tusuk pada dada sebelah kanan, dua luka tusuk pada bahu sebelah kanan, luka tusuk pada perut sebelah kiri hingga menyebabkan usus keluar, serta luka tusuk pada bagian bawah rusuk sebelah kiri.
Istri korban, Halija (37), yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendatangi Mapolsek Manggala sekitar pukul 23.00 WITA untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Menerima laporan itu, personel Polsek Manggala yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Yasin Huda langsung menuju lokasi kejadian.
Setiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 23.05 WITA, polisi menemukan korban sudah tergeletak di depan pintu rumahnya dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, sekitar pukul 00.00 WITA, pihak rumah sakit menyatakan Dana Permana meninggal dunia.
Kompol Semuel To'longan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan pelaku DB yang diduga melarikan diri usai kejadian.(jar)
Komentar