Sudah Ditertibkan Polda Sulsel dan TNI, PETI Masih Beroperasi: Negara Kalah dengan Mafia Tambang Ilegal
WWW.PATROLISULSEL.COM, LUWU, SULSEL — Aktivitas dugaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, kembali menjadi sorotan. Video yang diambil pada 24 September 2026 memperlihatkan dugaan aktivitas pertambangan di wilayah Dusun Kadong-Kadong, Desa Kadong-Kadong. (25/09/2026).
Informasi dari hasil pemantauan menyebutkan, aktivitas diduga dilakukan pada malam hari. Sementara pada siang hari, sejumlah peralatan tambang disebut disembunyikan di area semak-semak untuk menghindari pantauan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena kawasan Bajo Barat sebelumnya telah beberapa kali ditertibkan aparat. Pada 1 September 2026, tim gabungan yang melibatkan Ditreskrimsus Polda Sulsel, Polres Luwu, Brimob, TNI dan unsur pemerintah melakukan penertiban dan menemukan tiga alat berat di wilayah Desa Marinding.
Kemudian pada 10 September 2026, Kodim 1403/Palopo kembali melakukan penertiban di sejumlah titik, termasuk Desa Kadong-Kadong, Marinding dan Tetekan. Dalam kegiatan tersebut, sembilan talang dibongkar dan sejumlah jeriken solar diamankan.
Bahkan, Dandim 1403/Palopo sebelumnya menyatakan bahwa aktivitas tambang kembali muncul setelah penertiban dan pihaknya berkomitmen melakukan penertiban terhadap aktivitas ilegal tersebut.
Kini, jika aktivitas yang terekam pada 24 September 2026 benar merupakan kegiatan pertambangan tanpa izin, muncul pertanyaan besar: mengapa setelah berulang kali ditertibkan, aktivitas tersebut diduga masih dapat berjalan dengan pola malam hari? Apakah pengawasan belum cukup kuat, atau ada pihak tertentu yang membuat aktivitas ini seolah sulit dihentikan? Pertanyaan mengenai dugaan adanya “mafia tambang” masih membutuhkan pembuktian dan keterangan resmi aparat penegak hukum.
Masyarakat berharap aparat tidak hanya melakukan penertiban sesaat, tetapi menindaklanjuti informasi tersebut dengan pemeriksaan dan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Publik kini menunggu: apakah negara benar-benar mampu menghentikan aktivitas PETI di Bajo Barat, atau para pelaku justru terus mencari celah untuk kembali beroperasi?
**Baramakassar_,


Post a Comment