Propam Polda Sulsel Diminta Turun, Dugaan Oknum Polisi Pasok Solar Subsidi ke Tambang Bone Disorot
-->

Header Menu

Propam Polda Sulsel Diminta Turun, Dugaan Oknum Polisi Pasok Solar Subsidi ke Tambang Bone Disorot

Tuesday, September 22, 2026

WWW.PATROLISULSEL.COM
. BONE, SULSEL — Aktivitas dugaan pertambangan batu bara ilegal di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan. Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung sekitar tiga bulan dan diduga berkaitan dengan penggunaan BBM jenis solar subsidi. (22/09/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas tambang tersebut diduga dikelola atau dimiliki oleh seorang pria bernama Herman. Namun, legalitas kegiatan pertambangan maupun status pihak yang disebut sebagai pengelola masih memerlukan penelusuran dan pemeriksaan dari instansi berwenang.

Sorotan semakin menguat setelah muncul informasi dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengenai dugaan adanya pasokan solar subsidi ke lokasi tambang. Sumber tersebut bahkan menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang anggota Polda Sulsel dalam penyediaan BBM tersebut.

“Solar subsidi yang digunakan di lokasi tambang disebut dipasok oleh anggota Polda Sulsel,” ujar sumber.

Atas informasi tersebut, Propam Polda Sulsel diminta turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman secara objektif guna memastikan apakah benar terdapat anggota kepolisian yang terlibat dalam distribusi atau penyediaan BBM subsidi untuk kegiatan tambang tersebut.

Jika dugaan tersebut terbukti, tentu diperlukan langkah sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila informasi itu tidak benar, pemeriksaan Propam juga penting untuk memberikan kepastian dan menjaga nama baik institusi serta anggota yang disebut.

Selain Propam Polda Sulsel, aparat penegak hukum dan instansi teknis terkait diharapkan menelusuri legalitas pertambangan, sumber BBM yang digunakan, serta rantai distribusi solar subsidi yang diduga masuk ke lokasi tambang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh konfirmasi langsung dari Herman maupun keterangan resmi dari Polda Sulsel terkait dugaan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Herman, anggota kepolisian yang disebut, Polda Sulsel, maupun pihak terkait lainnya.



**Baramakassar_