WWW.PATROLISULSEL.COM, MAROS, - Berita mengenai dugaan aktivitas judi sabung ayam yang viral di media sosial terus menjadi sorotan publik. Hingga Kamis (13/8/2026), Kapolres Maros AKBP Devi Sujana belum memberikan jawaban atau keterangan resmi terkait informasi viral tersebut. (13/08/2026)
Dalam informasi yang beredar, terdapat enam nama yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan aktivitas perjudian, yakni Pian alias Cinaya, Daus, Tonto, Andri, Faisal, dan Noval.
Tak hanya itu, beredar pula informasi mengenai dugaan pembayaran sejumlah uang yang nilainya disebut mencapai Rp100 juta. Informasi tersebut hingga kini belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian.
Kapolres Maros Belum Beri Jawaban
Tim Patroli Sulsel (Baramakassar) telah melakukan konfirmasi kepada Kapolres Maros AKBP Devi Sujana pada Kamis (13/8/2026) terkait berita yang viral tersebut.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Maros AKBP Devi Sujana belum memberikan jawaban maupun keterangan resmi mengenai dugaan kasus tersebut.
Kondisi ini pun menjadi perhatian publik. Masyarakat mempertanyakan sejauh mana kepolisian telah menindaklanjuti informasi mengenai dugaan judi sabung ayam yang telah ramai diperbincangkan di media sosial.
Publik juga menanti kejelasan mengenai enam nama yang disebut dalam informasi viral tersebut, yakni Pian alias Cinaya, Daus, Tonto, Andri, Faisal, dan Noval.
Apakah mereka telah dimintai keterangan? Apakah informasi tersebut sedang dalam proses penyelidikan? Atau apakah kepolisian belum menerima laporan maupun informasi yang dapat ditindaklanjuti?
Dugaan Uang Rp100 Juta Ikut Disorot
Sorotan semakin berkembang setelah muncul informasi mengenai dugaan pembayaran uang yang disebut mencapai Rp100 juta.
Namun, angka tersebut masih sebatas informasi atau dugaan yang beredar dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum adanya klarifikasi serta hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum.
Karena itu, publik berharap Polres Maros segera memberikan penjelasan agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi dan bola liar.
Publik Menanti Sikap Polres Maros
Penanganan dugaan perjudian menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut persoalan ketertiban dan penegakan hukum.
Jika informasi tersebut benar memiliki dasar hukum, masyarakat berharap kepolisian mengambil langkah tegas sesuai aturan. Namun apabila informasi yang beredar tidak benar, klarifikasi resmi juga penting untuk memberikan kepastian dan melindungi nama baik pihak-pihak yang disebut.
Hingga saat ini, Kapolres Maros AKBP Devi Sujana belum memberikan jawaban terkait berita viral tersebut.
Kini publik menanti sikap dan penjelasan resmi Polres Maros.
Apakah dugaan judi sabung ayam tersebut benar terjadi? Apakah enam nama yang disebut telah diperiksa? Dan benarkah terdapat dugaan pembayaran hingga Rp100 juta?
Semua pertanyaan tersebut kini menunggu jawaban resmi dari pihak kepolisian.
Catatan: Penyebutan nama Pian alias Cinaya, Daus, Tonto, Andri, Faisal, dan Noval dalam berita ini semata-mata berdasarkan informasi atau dugaan yang beredar dan bukan merupakan pernyataan bahwa mereka terbukti melakukan tindak pidana. Seluruh pihak tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
Patroli Sulsel (Baramakassar) akan terus memantau perkembangan dan membuka ruang bagi Polres Maros maupun pihak-pihak yang disebut untuk memberikan klarifikasi.
**Red
Komentar