Kursi Lurah Benteng Kosong, Warga Soroti Pelayanan: Pemkab Pinrang Diminta Segera Bertindak
WWW.PATROLISULSEL.COM, PINRANG — Kekosongan jabatan Lurah Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, mulai menjadi sorotan warga. Pasalnya, sejak adanya mutasi pejabat hingga saat ini, posisi Lurah Benteng disebut belum terisi, termasuk belum adanya Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk untuk memastikan roda pemerintahan kelurahan tetap berjalan optimal.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga yang membutuhkan pelayanan administrasi pemerintahan di tingkat kelurahan. Salah seorang warga berinisial AM mengungkapkan keluhannya saat mendatangi Kantor Kelurahan Benteng.
Menurut AM, keberadaan lurah atau pejabat yang secara resmi mengendalikan pelayanan di kelurahan dinilai penting, terlebih Kelurahan Benteng bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat.
“Sejak dilakukan mutasi sampai sekarang belum ada lurah yang menjabat, bahkan Plt juga belum ada. Kami berharap pemerintah segera mengisi kekosongan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” keluh AM.
Ia juga menyoroti kondisi pelayanan di kantor kelurahan yang disebut terkadang tidak terisi karena sejumlah staf harus turun langsung ke lapangan untuk menjalankan tugas pelayanan dan kegiatan kemasyarakatan.
Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi membuat masyarakat yang datang ke kantor kelurahan harus menunggu atau kembali pada waktu lain ketika petugas yang dibutuhkan tidak berada di tempat.
“Staf juga punya tugas dan sering turun ke lapangan. Tetapi kalau tidak ada lurah atau Plt yang mengkoordinasikan pelayanan, tentu masyarakat bisa merasa kesulitan ketika membutuhkan pelayanan di kantor,” ujarnya.
Pemkab Pinrang Diminta Jangan Biarkan Kekosongan Berlarut
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pinrang segera mengambil langkah konkret dengan menunjuk Lurah Benteng atau setidaknya Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.
Bagi masyarakat, persoalan ini bukan sekadar mengenai siapa yang menduduki kursi lurah, melainkan menyangkut kepastian pelayanan publik dan efektivitas pemerintahan paling dekat dengan masyarakat (02/10/2026).
Warga juga berharap pejabat yang nantinya dipercaya memimpin Kelurahan Benteng merupakan sosok yang tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi mampu turun langsung, berkomunikasi, serta berbaur dengan masyarakat.
“Yang kami harapkan adalah lurah yang betul-betul hadir di tengah masyarakat. Bisa ditemui, mau turun ke lapangan dan memahami persoalan warga,” kata AM.
Sorotan ini sekaligus menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk memastikan pelayanan publik di Kelurahan Benteng tetap berjalan sebagaimana mestinya di tengah kekosongan jabatan.
Apakah Pemkab Pinrang akan segera menunjuk Lurah atau Plt Lurah Benteng? Masyarakat kini menunggu langkah konkret pemerintah agar pelayanan publik tidak berjalan tanpa kendali dan kebutuhan warga tetap menjadi prioritas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pinrang terkait waktu pengisian jabatan Lurah Benteng maupun kemungkinan penunjukan Plt. Konfirmasi dari pihak terkait tetap diperlukan untuk mendapatkan penjelasan mengenai kondisi tersebut.
