Kinerja Anggota Dewan Wajo: Antara Pencitraan dan Aksi Nyata
-->

Header Menu

Kinerja Anggota Dewan Wajo: Antara Pencitraan dan Aksi Nyata

detikinews AR
Saturday, January 24, 2026

Kinerja Anggota Dewan Wajo: Antara Pencitraan dan Aksi Nyata

PATROLISULSEL.COM_Wajo, Sulsel - Kunjungan anggota Komisi 3 DPRD Wajo ke proyek Islami Center beberapa waktu lalu telah menimbulkan sorotan tajam dari Lembaga Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan (LMAPJ) Sulsel. Hermanto Buroncong LMAPJ Sulsel, mempertanyakan apa yang akan dilakukan oleh anggota dewan setelah kunjungan tersebut. Apakah hanya sekedar pencitraan, ataukah ada aksi nyata yang akan dilakukan untuk memastikan proyek tersebut berjalan sesuai dengan rencana?


Pertanyaan ini semakin relevan ketika melihat kinerja anggota Komisi IV DPRD Wajo yang membidangi Dinas Kesehatan. Proyek RSUD Lamadukelleng yang sudah lewat masa kerja masih menjadi sorotan, namun tidak ada tindakan nyata dari anggota dewan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Apakah mereka hanya diam membeku tanpa gerakan, ataukah ada alasan lain yang membuat mereka tidak bergerak?


Tidak hanya itu, proyek swakelola di Dinas Pendidikan Wajo juga penuh dengan masalah, namun tidak ada tindakan dari anggota dewan yang duduk di Komisi IV. Apakah mereka hanya menikmati fasilitas dan gaji sebagai anggota dewan, ataukah ada tanggung jawab yang lebih besar yang harus mereka emban?


Sebagai wakil rakyat, anggota dewan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan di Wajo berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada penyalahgunaan wewenang. Namun, kinerja mereka yang tidak maksimal membuat masyarakat Wajo kehilangan kepercayaan.


LMAPJ Sulsel meminta kepada anggota dewan untuk tidak hanya menjadi pencitraan, tetapi harus ada aksi nyata yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Masyarakat Wajo tidak ingin melihat anggota dewan yang hanya diam dan menikmati fasilitas, tetapi tidak ada kontribusi nyata untuk pembangunan


 daerah.


Kinerja anggota dewan harus dievaluasi dan ditingkatkan, agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Masyarakat Wajo berhak mendapatkan pelayanan yang baik dari wakil mereka di DPRD.


Dengan demikian, LMAPJ Sulsel berharap agar anggota dewan dapat meningkatkan kinerja mereka dan tidak hanya menjadi pencitraan. Masyarakat Wajo membutuhkan aksi nyata, bukan hanya janji-janji kosong.