Dugaan “Sapi Perah” di Belawa Menguat, Polda Sulawesi Selatan Didesak Bertindak Tegas
-->

Header Menu

Dugaan “Sapi Perah” di Belawa Menguat, Polda Sulawesi Selatan Didesak Bertindak Tegas

Wednesday, April 08, 2026

WWW.PATROLISULSEL.COM
. WAJO — Dugaan praktik setoran dari pelaku yang disebut-sebut sebagai “sobis” kepada oknum aparat penegak hukum (APH) di wilayah Polsek Belawa kembali mencuat ke permukaan dan menyita perhatian publik. Informasi ini beredar dari sejumlah sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan. (08/04/2026).


Berdasarkan keterangan yang dihimpun, praktik tersebut diduga berlangsung secara rutin dan mengarah pada pola “sapi perah” oleh oknum tertentu. Namun hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait, sehingga memicu spekulasi sekaligus keresahan di tengah masyarakat.


Sejumlah elemen masyarakat mendesak Polda Sulawesi Selatan untuk segera turun tangan melakukan penelusuran menyeluruh. Langkah cepat, transparan, dan akuntabel dinilai krusial untuk menjaga marwah institusi serta memulihkan kepercayaan publik.


Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menegaskan, apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka hal itu merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip integritas aparat penegak hukum.


> “Jika benar ada praktik seperti itu, ini jelas mencederai rasa keadilan masyarakat. Harus ada tindakan tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.




Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Hingga adanya hasil investigasi resmi, semua pihak diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan yang berpotensi merugikan pihak tertentu tanpa dasar hukum yang jelas.


Dorongan juga muncul agar dilakukan investigasi independen serta dibuka ruang klarifikasi secara terbuka. Jika terbukti, sanksi tegas sesuai aturan internal kepolisian dan ketentuan hukum yang berlaku harus diterapkan. Sebaliknya, apabila tidak terbukti, pemulihan nama baik institusi dan pihak terkait menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.


Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen reformasi di tubuh kepolisian, khususnya dalam memberantas praktik-praktik menyimpang di tingkat bawah. Publik berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berdiri sebagai garda terdepan penegakan hukum yang bersih, profesional, dan berintegritas.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Belawa belum memberikan keterangan resmi. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.