Ditanya Soal Tarif SIM, Kanit SIM Regident Polresta Gowa Saling Lempar Tanggung Jawab
-->

Header Menu

Ditanya Soal Tarif SIM, Kanit SIM Regident Polresta Gowa Saling Lempar Tanggung Jawab

PATROLISULSEL.com
Friday, September 04, 2026


PATROLI SULSEL GOWA – Polemik terkait tarif penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C hingga B1 di Polresta Gowa terus menjadi perhatian publik.


Sorotan mengarah ke Satlantas Polresta Gowa setelah Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhlyh dan Kanit SIM Regident Polresta Gowa IPTU Arafah terkesan saling melempar tanggung jawab saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.


Saat dihubungi wartawan pada Rabu (3/9/2026), AKP Hasan Fadhlyh tidak memberikan penjelasan secara langsung terkait pertanyaan yang diajukan.


Ia justru mengarahkan wartawan untuk meminta keterangan kepada Kanit SIM Regident Polresta Gowa.


“Terkait masalah SIM pak silahkan untuk menghubungi KRI sebagai pengembang fungsi teknis regident di Polresta Gowa tabe,” tulis Hasan dalam pesan WhatsApp.


Parahnya, saat upaya konfirmasi kembali dilakukan, Hasan mengirim pesan lain yang menyinggung soal “nomor rekening” wartawan.


“Kirim maki no cantikta (nomor rekening-red) om. Nanti diaturkan ama anak-anak,” tulisnya.


Pesan tersebut kemudian memunculkan tanda tanya karena tidak berkaitan langsung dengan substansi pertanyaan yang diajukan media terkait pelayanan dan tarif SIM.


Sesuai arahan Kasat Lantas, Metro Online kemudian menghubungi Kanit SIM Regident Polresta Gowa, Arafah, guna meminta klarifikasi.


Alih-alih memberikan penjelasan mengenai persoalan yang dipertanyakan, Arafah justru menanyakan tanggapan Kasat Lantas terlebih dahulu.


“Tanggapan kasat yah saudara kuu? Karena mauki nahubungi,” tulis Arafah melalui pesan WhatsApp, Jumat (4/9/2026).


Situasi tersebut membuat publik hingga kini belum mendapatkan penjelasan yang utuh terkait persoalan tarif SIM yang menjadi sorotan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Satlantas Polresta Gowa terkait substansi persoalan tarif SIM yang dipertanyakan maupun maksud dari pesan yang meminta nomor rekening kepada wartawan.



Penulis: Muh Sain