WWW.PATROLISULSEL.COM, Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari menjadi momentum penting bagi penguatan peran pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, AKBP Harry Azhar Hasry, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh insan pers di Tanah Air.
Ia menegaskan bahwa pers nasional memiliki peran strategis dalam menjaga arah demokrasi, memperkuat persatuan bangsa, serta memastikan hak publik atas informasi yang benar dan berimbang tetap terlindungi.
“Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari. Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi penjaga nurani publik dan penopang demokrasi. Pers yang kuat dan independen adalah fondasi penting bagi negara hukum dan bangsa yang beradab,” ujar AKBP Harry Azhar Hasry, Senin (9/2).
Menurutnya, di tengah dinamika nasional dan derasnya arus informasi digital, tantangan pers semakin kompleks. Hoaks, disinformasi, dan kepentingan sempit kerap mengancam objektivitas serta kepercayaan publik terhadap media.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik dalam setiap karya pemberitaan.
AKBP Harry Azhar Hasry juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemerdekaan pers sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan demokratis di Indonesia.
“Negara yang besar membutuhkan pers yang berani, jujur, dan bertanggung jawab. Pers harus tetap berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan kelompok tertentu,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dengan pers nasional dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta mendorong Indonesia yang lebih transparan, adil, dan bermartabat.
Penulis: Baramakassar_
Komentar