WWW.PATROLISULSEL.COM, GOWA – Senja di Kabupaten Gowa terasa berbeda. Bukan hanya karena langit yang perlahan menguning, tetapi karena ada kehangatan yang benar-benar terasa dalam kebersamaan buka puasa yang digelar oleh Polres Gowa bersama unsur Forkopimda.(26/02/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar agenda resmi. Tidak kaku, tidak berjarak. Semua yang hadir duduk berdampingan, saling menyapa, berbincang ringan, dan tertawa kecil menunggu waktu berbuka. Suasana sederhana, tapi penuh makna.
Kapolres Gowa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen terbaik untuk merawat kebersamaan. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga rasa saling percaya dan kekompakan antar pimpinan daerah.
“Kalau kita kompak dan saling menguatkan, insyaallah masyarakat juga akan merasakan dampaknya. Gowa yang aman itu lahir dari kebersamaan,” ucapnya dengan nada santai namun penuh makna.
Saat adzan Maghrib berkumandang, suasana hening sejenak. Doa dipanjatkan bersama. Segelas air dan kurma sederhana menjadi pembuka, tapi yang paling terasa justru rasa syukur dan kebersamaan.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas dan tanggung jawab yang besar, ada nilai kemanusiaan yang selalu dijaga. Bahwa Forkopimda bukan hanya soal koordinasi formal, tetapi juga tentang membangun kedekatan yang tulus.
Ramadan memang selalu punya cara untuk menyatukan. Dan di Gowa, kehangatan itu nyata — bukan hanya di meja makan, tetapi juga dalam komitmen bersama menjaga daerah tetap aman, damai, dan penuh kebersamaan. **Baramakassar_
Komentar